Wednesday, June 1, 2016

Pantai Kolbano, Pantai Dengan Batuan Warna-warni




Waktu itu, Januari 2012..

3 bulan setelah kedatangan gue di bumi flobamorata..


Seperti biasa, weekend adalah saat dimana gue dan teman-teman melakukan perjalanan mengunjungi tempat-tempat eksotis di tanah timor. Timor itu memang kering, tapi indah.. Melipir dikit dari kota Kupang,, kita udah bisa menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan.


Kali ini, gue sama temen-temen mau mencoba tapaleuk alias jalan-jalan sedikit menjauh dari kota Kupang, tapi masih di dalam pulau Timor. Tujuan kami adalah pantai Kolbano yang terletak di Kabupaten Timor Tengah Selatan.. Menurut cerita temen-temen yang pernah ke sana, pantai ini unik. Kenapa unik? Karena pasirnya putih? Ah itu sih udah basi.. Pantai ini unik karena bibir pantainya ditutupi oleh batuan warna-warni.. Warna-warni? iya warna-warni! Kaya permen fox!! Tapi kayanya gak bisa dijadiin batu akik
Biasanya kami naik motor buat mengunjungi tempat-tempat indah di Timor. Tapi karena pantai Kolbano ini jauh, kami memutuskan untuk menyewa mobil+sopirnya. Adalah Pak Iwan, rental mobil langganan gue dan temen-temen di kantor untuk antar jemput bandara dikala mau pergi dinas ke luar kota. Untuk nemenin seharian ke pantai Kolbano, waktu itu kami membayar 500ribu per mobil. Oya, kami nyewa 2 mobil karena 1 mobil gak cukup untuk membawa 8 orang. Jadi Pak Iwan ngajak satu orang temannya.
Kacamata siap, sunblock siap, baju ganti siap, anduk siap, snack siap, dan barang-barang lainnya juga udah siap.. Sippp!! Berangkatlah kami ke pantai Kolbano di pagi hari yang cerah itu.

Perjalanan sangat nyaman ketika masih di jalan lintas Timor. Aspalnya mulus dan jalanan lengang. Tapi perjalanan kami tidak selamanya melewati jalan lintas timor. Kami harus berbelok ke jalan yang cukup rusak dan menyempit.
Sampai di satu jembatan yang belum diaspal.. Masih berupa rangka yang beralaskan kayu.. Mobil harus gantian kalau mau lewat.. Seru sih.. Sembari nunggu mobil satunya menyusul, gue, Augus, dan Putri foto-foto dulu laaaah..
Selepas jembatan, semakin banyak pohon kelapa yang menjulang tinggi. Menandakan pantai sudah semakin dekat. Waaa udah gak sabar niiih.
Di kanan kiri jalan terlihat banyak rumah penduduk yang di depannya berdiri lopo untuk meneduhi kuburan.
Setelah sekitar 2 jam perjalanan, akhirnya sampailah di pantai Kolbano disambut oleh sebuah bukit batu raksasa. whoaaaaa,, unik banget pantainya brooo.. Gue dan temen-temen langsung menuju bukit batu tersebut untuk berteduh. Selain batu warna-warninya yang terkenal itu, bukit batu besar ini juga merupakan ciri khas dari pantai ini.

Bisa dilihat kan pantai ini ditutupi oleh batu-batuan yang berwarna-warni.. Baru disini gue nemuin pantai dengan keunikan seperti ini. Tapi dari apa yang gue denger, batu-batuan yang bagus banyak yang sudah diambil orang untuk dijual ke pengepul. How sad.. Semoga sekarang pemerintah daerah setempat udah melarang kegiatan itu.

Pagi menjelang siang itu, matahari sudah sangat menyengat. Karena gak ada tempat berteduh, akhirnya kami mengalihfungsikan tripod dan karpet untuk dijadikan tenda hahaha..
Karena perut udah laper,, jadi Augus bertugas untuk masakin mie buat kita-kita.. Indomie yang emang dasarnya udah enak, jadi tambah enak kalau laper begini, hehe.. Di sini gak ada warung-warung penjual makanan guys,, jadi sebaiknya bawalah bekal makanan dari rumah daripada lu kelaperan dan kurang menikmati keindahan pantai.

Cerita dari orang-orang, pantai katanya sering didatangi buaya muara. Buaya yang terkenal sangat ganas dan memang sering dijumpai di muara-muara pulau Timor. Gue awalnya takut dan memutuskan untuk menikmati pantai cukup dari pinggir aja. Tapi lama-lama iman gue goyah juga.. Laut yang biru dan masih sangat alami ini benar-benar menggoda gue. Apalagi butiran-butiran batu warna warni yang tertutup air laut yang jernih menambah keinginan untuk segera nyebur di pantai yang indah ini. Akhirnya gue sama temen-temen pun nyebur.. Yeaaay!!!Putri dan Andri gak ikutan nyebur.. Buat jaga-jaga barang-barang di pinggir ahaha..

Entah udah berapa lama kami berenang dan bermain air di pantai yang unik nan menakjubkan ini.. Dan entah udah berapa banyak foto yang dijepret Andri sang fotografer dan gak ikut nyebur ahaha.. Thanks Ndri udah berkorban buat kita-kita wkwkwk..

Hari sudah semakin siang, menjelang sore. Kami rasa cukup untuk kami bersenang-senang di pantai ini.. Aaaaaah seru banget guys.. Disana gak ada fasilitas umum seperti toilet, tempat ganti baju, ataupun warung-warung yang jual makanan. Gue pun menumpang mandi di rumah penduduk yang tak jauh dari pantai.. Sebagai ungkapan terima kasih, sebaiknya kasihlah sedikit materi buat para nelayan pemilik rumah ini.

Selepas mandi, kami bersiap-siap untuk pulang kembali ke Kupang. Eeeeeh dateng rombongan cewe-cewe etnis Tionghoa dari Atambua yang bening-bening. Kesempatan ini gak disia-siain Augus buat kenalan dan foto bareng,, ahaha dasar lu Gus :p …
Akhirnya kami kembali ke Kupang dengan membawa perasaan bahagia telah ditunjukan pantai yang sangat indah dan unik. Aaaah,, serpihan surga di pulau Timor. Semoga pemda setempat lebih peduli dengan tempat ini sehingga keindahannya dapat terus terjaga.. Aamiin.. bye bye Kolbano, i hope i can visit you again someday

1 comment:

  1. http://taipan05.blogspot.com/2017/07/taipanqq-jadi-asisten-presiden-donald.html

    Dengan minimal Deposit hanya Rp 20.000,-
    Cukup Dengan 1 user ID sudah bisa bermain 7 Games.
    Kami juga akan memudahkan anda untuk pembuatan ID dengan registrasi secara gratis.
    Untuk proses DEPO & WITHDRAW langsung ditangani oleh
    customer service kami yang profesional dan ramah.
    NO SYSTEM ROBOT!!! 100 % PLAYER Vs PLAYER

    ReplyDelete