Thursday, June 2, 2016

Pulau Kanawa: Kepingan Surga di Kepulauan Komodo

dermaga pulau kanawa. Pic pinjem dari wikitravel

Puas menjelajah pulau Rinca dengan komodo-komodo besarnya, gak membuat gue puas hari itu. Masih terlalu banyak spot favorit di Taman Nasional Komodo. Namun karena keterbatasan waktu, cukup 2 destinasi lagi yang bisa disinggahi kala itu.

gambar pinjem dari wikitravel
Our next destination was Kanawa island. It is a very small island which is surrounded by corals.

Sehari sebelum keberangkatan, gue sempet browsing tentang pulau Kanawa ini.. Melihat banyak foto dan review di internet, gue sangat excited. Pulau kecil dengan hamparan pasir putih sebagai pembatas antara bukit kecil dan dunia bawah laut yang menakjubkan.
Kapal yang gue tumpangi semakin mendekat menuju pulau. Gue semakin gak sabar pengen nyebur snorkeling. Begitu turun ke dermaga, kita bisa ngeliat air laut yang sangat jernih dan mata ini langsung dimanjakan dengan gerombolan ikan, bulu babi, bintang laut, serta coral2 cantik. Masih di area dermaga, terdapat tempat bersantai buat bermalas-malasan siang hari sambil baca buku dan minum es, diakhiri dengan tidur siang. What a nice day, laziness level: 100.

gambar pinjem dari gettyimages
Puas menikmati keindahan terumbu karang di dermaga, gue langsung menuju pulau. Di pulau, kita langsung disambut dengan tulisan “KANAWA” yang terbuat dari batang pohon. Biasanya, para turis suka berfoto dengan tulisan ini, sebagai bukti bahwa mereka pernah ke pulau Kanawa, begitu pun gue yang langsung minta tolong difotoin Augus, hehe..
Hal berikutnya yang gue lakukan adalah beli beberapa snack dan minuman dari cafenya. Soalnya kan gue ngga nginep nih, cuma mampir doang, jadi kata kapten kapal sebaiknya beli sesuatu disitu.

Next, gue berjalan menyusuri pantai, ketemu dua orang blonde berbikini lagi gosok gigi di salah satu bungalow. Iseng pengen ngobrol, gue tanya-tanya deh, basa basi hahaha..
Gue: “hello, do you know where is the best place to see  a school of fish and corals in this island?”.
Bule cantik berbikini: “oh sorry i dont really know about the best snorkeling spot in here, maybe you can find it there.” –sambil nunjuk ke arah tujuan kami’-.
Gue: “Oh oke then, thank you
Bule cantik berbikini: “You are welcome, have fun :) ”

anjing penjaga.. gambar pinjem dari beachesandbackpacks
 Augus sama Pak Zen Cuma ngeliatin dan cengar-cengir doang, gak ikut-ikutan ngobrol sama bule. Haha..
Lalu tepat di ujung daerah berpasir, mulailah kami memakai snorkel gear dan nyemplung ke laut. Tas, sandal, dan baju dijagain anjing penjaga pulau yang sejak awal mengikuti langkah kami. Such a nice dog.


Ternyata di daerah ini harus berenang agak ke tengah buat dapetin view karang-karang indah dan gerombolan ikan. Berbagai jenis ikan yang-gue-ngga-tau-namanya menari-nari, berkejar-kejaran kesana kemari, keluar masuk karang yang berwarna-warni. Tersihir oleh keindahan dunia bawah laut, gak sadar gue udah semakin ke tengah. Buru-buru gue balik ke daratan yang dangkal. Hmmm,, ini mah lebih enak snorkeling di dermaga, secara gue suka panik kalau di kedalaman dan jauh dari pantai, walau sebenernya bisa berenang.
penyu sering dijumpai di Kanawa. Pic pinjem dari kanawaislandresort

Karena keterbatasan waktu, gue gak sempet naik ke puncak bukit dan santai-santai ganteng di pantai. Begitu pula dengan foto-foto. Bener-bener gak mikir ke situ waktu itu, mata gue udah terbius keindahan dunia bawah lautnya. Disamping itu juga gak jago motret, well akhirnya gambar-gambar di artikel ini gue ambil dari situs lain, kecuali gambar gue foto deket tulisan “KANAWA”, Hahaha..
view dari atas bukit Kanawa. pic pinjem punya Valentino Luis

Oya, pulau kecil ini dikelola oleh warga negara asing. Disini dibuat bungalow untuk menginap para tamu. Ada beberapa jenis kamar yang bisa jadi pilihan para tamu sesuai dengan budget. Lebih lengkapnya dapat dicek di www.kanawaislandresort.com

Gue masih punya rencana berlibur ke pulau ini lagi bareng nyonya, bukan hanya mampir sesaat, tapi juga pengen ngerasain nginep di pulau ini. Sekarang mah nabung dulu deh. Tiket kesana mahal, nginep disana juga mahal. Well, ke “surga” emang gak murah dan gak mudah, butuh perjuangan..


Kami kembali ke kapal dan bersiap melanjutkan perjalanan ke Pulau Bidadari. See you beautiful kanawa island, i’ll be back someday. Make sure you are as beautiful as i see now or even more at the time i comeback here someday.

No comments:

Post a Comment