Wednesday, October 5, 2016

Senggigi, Pantai Romantis Pintu Gerbang Pariwisata Lombok

Sunset pantai Sengigi
Senggigi, traveler mana sih yang gak tahu?? Daerah yang berada di pulau Lombok ini terkenal dengan keindahan senjanya. Fasilitas penunjang sektor pariwisata pun tergolong lengkap di pantai ini. Penginapan kelas backpacker sampai yang mewah, cafe dan restoran, sentra oleh-oleh, bar, tour operator, dan lain-lain. 

Tour operator mudah ditemui di setiap sudut jalan di senggigi. Di sini, kita bisa mendapatkan gambaran yang jelas terkait tempat wisata yang berada di Pulau Lombok dan sekitarnya. Malah kalau mau merencanakan tour ke Kepulauan Komodo juga bisa..

Jadilah kalau kalian ke Lombok dan bingung mencari informasi yang komprehensif terkait pariwisata Lombok, datang aja ke Senggigi,, dijamin tercerahkan :D ..


Romantisme Senggigi

Gili Trawangan memang tujuan utama gue ke Lombok kali ini. Namun, tentunya gue gak mau melewatkan daerah-daerah lainnya juga di Lombok ini dong. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Mumpung di sini, optimalkan waktu yang ada. 

Sore itu gue kembali dari Gili Air menuju Pulau Lombok. Sesampainya di pelabuhan bangsal, gue segera mencari taksi di luar area pelabuhan. Perjalanan dilanjutkan dari pelabuhan menuju senggigi dan memakan waktu sekitar 30 menit. 

Malam terakhir ini gue rencanakan untuk menginap di senggigi, sekaligus penasaran dengan cantiknya sunset disana. Sesampainya di senggigi, sopir taksi mencarikan gue penginapan sesuai budget gue. Didapatlah penginapan seharga Rp250.000,00 di sekitar jalan utama senggigi. 
welcome sengigi beach

Setelah bersih-bersih, gue dan Ayu segera menuju pantai senggigi yang gak begitu jauh dari hotel. Tugu selamat datang menyambut, namun setelah itu kita masih harus jalan lagi sejauh kira-kira puluhan atau di atas seratus meter. Di sepanjang jalan terlihat banyak penjual oleh-oleh, seperti baju, kesenian, dll..

Sore hari adalah waktu terbaik menikmati keindahan di sekitar pantai senggigi. Sampai di pantai sekitar pukul 5, belum ada tanda-tanda keindahan sunset. Langit masih terang, beberapa ABG sibuk berfoto selfie. Pantai senggigi memiliki pasir berwarna hitam, dan memang terlihat biasa saja saja terang, gak jelek, tapi juga gak istimewa.

Banyak yang bilang pantai Senggigi ini memiliki pasir dengan gradasi warna putih dan hitam.. Namun saat itu yang gue liat hanya kehitaman, atau dominan hitam lah kira-kira.. Tapi mungkin karena 2 faktor ini:
1. Gue hanya melihat sebagian sisi pantai (yang dekat dengan gerbang kedatangan), padahal pantai ini mempunyai garis pantai yang panjaaaaaaang.
2. Gue datang udah menjelang sunset, jam 5 sore. Jam segitu memang keindahan pantai sudah tidak maksimal lagi, cahaya udah mulai redup. Nah mungkin karena itu, gradasi pasir yang berwarna putih udah gak tampak lagi, terdistraksi dengan warna hitam.

Waktu berdetak, matahari mulai memasuki peraduannya.. Langit yang putih kebiruan berubah menjadi jingga yang bercampur dengan sedikit hitam dan putih, dan dihiasi dengan warna biru yang semakin memudar. 

Para pemburu sunset pun telah berdatangan, duduk di atas pasir dengan beralaskan kertas atau sandal. Syahdu.. Sunset, terlebih di pantai, selalu romantis. Memabukkan setiap pasangan yang sedang terbuai dalam romansa. Pantas saja banyak yang berbulan madu ke Senggigi ini, romantisme dapet banget, asli.. Inilah daya tarik utama pantai senggigi, bukan pasirnya, bukan underwaternya, tapi romantismenya.. 

Perut mulai lapar, gue pun meninggalkan pantai romantis ini. Menghindari cafe-cafe karena budget yang mulai menipis :D , akhirnya gue melipir ke pecel lele di seberang toko oleh-oleh.. Setelah perut terisi, gue ke seberang untuk membeli sedikit kenang-kenangan. 

Tour Operator

Urusan terakhir yang harus gue lakukan adalah bergerilya mengunjungi tour operator yang tersebar di sepanjang jalan.. Gue sebenernya lebih suka jalan "sendiri", bertanya kesana kemari, menentukan arah perjalanan sendiri. Tapi karena waktu yang terbatas dan badan juga mulai lumayan capek, jadilah gue memakai jasa tour operator.

paket yang gue pilih
Gue yang memang belum menentukan kemana perjalanan esok hari, segera terbantu dengan banyaknya pilihan paket wisata yang ditawarkan. Setelah menimbang-nimbang dan emang ada rasa penasaran terhadap Pantai Mawun, akhirnya diputuskan perjalanan ke Lombok Selatan. Pertimbangan lainnya karena nanti gak terlalu jauh ke bandara. Jadi setelah menjelajah, gue gak kembali ke Senggigi tapi langsung diantarkan ke bandara.

Paket yang gue pilih adalah Kuta Lombok Tour. Destinasinya ke Batu Bolong Temple, Banyumulek Village, Pasar Tradisional Kediri, Sukarara Village, Kampung Sade, dan Pantai Kuta. Ups, kok gak ada Pantai Mawun?? Tenang, bisa dibicarakan.. Setelah diskusi terkait waktu dan destinasi, akhirnya gue putuskan untuk skip Batu Bolong Temple dan Pasar Tradisional Kediri. Untuk efisiensi waktu broo.. Pertimbangan gue karena kalau pura mungkin lebih kece yang di Bali pastian, dan pasar tradisional biasanya ya mirip-mirip di daerah mana pun di Indo. Palingan turis-turis asing yang penasaran hehe.. 


Setelah disepakati harga (yang mana gue lupa, catatan di hp dan foto-foto di kamera digital ilang T_T ), gue pun kembali ke hotel. Mempersiapkan tenaga untuk perjalanan terakhir di pulau Lombok esok hari.. Jam 8 pagi gue akan dijemput dengan mobil, saking excitednya, gue pun tidur lebih awal agar bisa cepet-cepet besok, ahahaha...

18 comments:

  1. Baru ngeh bener kalau ternyata pantai Senggigi itu berpasir hitam, selama ini aku berekspektasi kalo pantai-pantai di Lombok itu dominan dengan pasir putih atau kuning...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau dari beberapa referensi sih dikatakan warnanya gradasi hitam dan putih... Tapi pas kesana kok liatnya hitam aja ya??? (sayang foto2 di kamera kehapus sebelum dipindah, hiks)

      tapi mungkin karena faktor:
      1. hanya melihat sebagian pantai (garis pantainya panjaaaang)
      2. kesana jam 5 sore (langitnya udah gak cerah)

      Tak tambahin di artikel :D

      Delete
  2. Jadi penggen jelajah lombok deh hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. setiap sudut Indonesia harus dijelajahi da :D

      Delete
    2. Ia uda, minimal di sudut2 kota tempat tinnggal kita dulu di blusukin :D
      hehe

      Delete
    3. kayanya Sumbar udah dijelajahi semua nih sama uda..

      Delete
    4. Wah keren lah, awak saja belum tuntas :(

      Delete
    5. sembari nuntasin di nagari awak, sesekali melipir dulu ke tempat lain da :D

      Delete
  3. penginapan di senggigi terjangkau juga ternyata

    www.travellingaddict.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang terjangkau fasilitasnya juga standar aja :D

      Delete
  4. Biasanya kalo udah terkenal susah dapat penginapan murah. Ternyata masih ada penginapan dengan harga terjangkau.
    Kebanyakan sunset di pantai memang menghadirkan kesan romantis walaupun pasirnya tak bagus, :)

    salam,
    http://alrisblog.wordpress.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya fasilitasnya juga seadanya sih.. tapi kalau cuma buat numpang tidur doang ya cukup hehe..

      Delete
  5. Selalu romantis memang, menikmati senja di tepi pantai...

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah kayanya sering menikmati senja di pantai bareng orang terkasih nih hehe..

      Delete
  6. Salam kenal Mas Bara.
    pernah juga saya ke Senggigi berburu sunset, eh malah hujan..hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal juga mas..

      Wah,, brarti belum beruntung,, dtg lagi mas ahaha

      Delete
  7. waaaaah lengkap nih infonya
    betewe salam kenal ya uda bara :D

    alivia-awin.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah, tinggal packing terus cus kesana dong :D ..

      Salam kenal juga dedek emesh :V

      Delete